25 Contoh Fiil Mudhori' Dalam Al Quran Beserta Surat dan Ayatnya

Contoh fiil mudhori' seing kita jumpai saat membaca Al Qur'an. Telah kita ketahui bersama bahwa fiil di bagi menjadi 3: fiil madhi, fiil mudhari' dan fiil amar.

Yang akan kita bahas disini adalah fiil mudhori'. Fiil mudhari' adalah fiil (perbuatan) yang menunjukkan arti sedang terjadi atau akan terjadi. Ciri-cirinya fiil mudhori' itu bisa kemasukan sin atau saufa, sebagai contoh lafadz يجلس (yajlisu) bisa kemasukan sin menjadi سيجلس (sayajlisu) atau kemasukan saufa menjadi سوف يجلس (saufa yajlisu).

Untuk i'robnya fiil mudhori' mempunyai 3 i'rob

  1. Rofa' : jika tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim
  2. Nashob : Jika kemasukan amil nawashib yang jumlahnya ada 10.
  3. Jazm : Jika kemasukan amil jawazim yang jumlahnya ada 18.
Pada pembahasan kali ini kami berfokus memberikan contoh fiil mudhari' dalam Al Quran baik itu tingkah rofa', nashob dan jazmcontoh fiil mudhori Manshub Dalam Al Quran.
Table of Contents

Contoh Fiil Mudhori' Rofa' Dalam Al Quran

Contoh fiil mudhori' dalam Al Quran beserta ayat dan suratnya
Contoh fiil mudhori' dalam Al Quran beserta ayat dan suratnya

Contoh fiil mudhori tingkah rofa dalam Al Quran adalah sebagai berikut :

1. Surat Al Baqarah ayat 3.

الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ ٣

Artinya : (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,

Lafadz يُؤْمِنُوْنَ, يُقِيْمُوْنَ dan يُنْفِقُوْنَ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.

Baca Juga : 10 Contoh Isim Maushul Dalam Al Quran

2. Surat Al Baqarah ayat 4.

وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ ٤

Artinya : dan mereka yang beriman pada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat.

Lafadz يُؤْمِنُوْنَ, يُوْقِنُوْنَۗ  merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.

3.Surat Al Baqarah ayat  46
وَيُكَلِّمُ النَّاسَ فِى الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَّمِنَ الصّٰلِحِيْنَ ٤٦

Artinya : Dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa serta termasuk orang-orang saleh.”

Lafadz يُكَلِّمُ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
4. Surat Al Baqarah ayat  57.
وَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَيُوَفِّيْهِمْ اُجُوْرَهُمْ ۗ وَاللّٰهُ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ ٥٧
Artinya : Sementara itu, orang-orang yang beriman dan beramal saleh akan Dia berikan pahala mereka dengan sempurna. Allah tidak menyukai orang-orang zalim.

Lafadz  يُحِبُّ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
5. Surat Al Baqarah ayat 59.
اِنَّ مَثَلَ عِيْسٰى عِنْدَ اللّٰهِ كَمَثَلِ اٰدَمَ ۗ خَلَقَهٗ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهٗ كُنْ فَيَكُوْنُ ٥٩
Artinya : Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa bagi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Dia menciptakannya dari tanah kemudian berfirman kepadanya, “Jadilah!” Maka, jadilah sesuatu itu.

Lafadz يَكُوْنُ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
6. Surat Al Baqarah ayat 74
يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ ٧٤
Artinya : Dia menentukan rahmat-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki karunia yang besar.

Lafadz يَخْتَصُّ  dan يَّشَاۤءُ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
7. Surat Al Baqarah ayat 6.
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ ٦
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang kufur itu sama saja bagi mereka, apakah engkau (Nabi Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman.

Lafadz يُؤْمِنُوْنَ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
8. Surat Al Baqarah ayat 8.
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ ٨
Artinya : Di antara manusia ada yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari Akhir,” padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang mukmin.

Lafadz يَّقُوْلُ merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.
9. Surat Al Baqarah ayat 9.
يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ۚ وَمَا يَخْدَعُوْنَ اِلَّآ اَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُوْنَۗ ٩
Artinya : Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari.

Lafadz يُخٰدِعُوْنَ, يَخْدَعُوْنَ dan يَشْعُرُوْنَۗ  merupakan fiil mudhori' tingkah rofa karena tidak kemasukan amil nawasib dan amil jawazim.

Contoh Jazm Fiil Mudhori Dalam Al Quran

contoh fiil mudhori' mahal jazm dalam Al Quran adalah sebagai berikut :

10. Surat Al Baqarah ayat 11.

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِۙ قَالُوْٓا اِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُوْنَ ١١
Artinya : Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,”7) mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.”

7) Di antara bentuk kerusakan di atas bumi adalah kekufuran, kemaksiatan, menyebarkan rahasia orang mukmin, dan memberikan loyalitas kepada orang kafir. Melanggar nilai-nilai yang ditetapkan agama akan mengakibatkan alam ini rusak, bahkan hancur.
Lafadz لَا تُفْسِدُوْا  merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf lam amar.

11. Surat Al Baqarah ayat 33.

قَالَ يٰٓاٰدَمُ اَنْۢبِئْهُمْ بِاَسْمَاۤىِٕهِمْ ۚ فَلَمَّآ اَنْۢبَاَهُمْ بِاَسْمَاۤىِٕهِمْۙ قَالَ اَلَمْ اَقُلْ لَّكُمْ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۙ وَاَعْلَمُ مَا تُبْدُوْنَ وَمَا كُنْتُمْ تَكْتُمُوْنَ ٣٣

Artinya : Dia (Allah) berfirman, “Wahai Adam, beri tahukanlah kepada mereka nama-nama benda itu!” Setelah dia (Adam) menyebutkan nama-nama itu, Dia berfirman, “Bukankah telah Kukatakan kepadamu bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan Aku mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang selalu kamu sembunyikan?”
Lafadz لَمْ اَقُلْ merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf lam amar.

12. Surat Al Baqarah ayat 41.
وَاٰمِنُوْا بِمَآ اَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِّمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُوْنُوْٓا اَوَّلَ كَافِرٍۢ بِهٖ ۖ وَلَا تَشْتَرُوْا بِاٰيٰتِيْ ثَمَنًا قَلِيْلًا ۖوَّاِيَّايَ فَاتَّقُوْنِ ٤١

Artinya : Berimanlah kamu kepada apa (Al-Qur’an) yang telah Aku turunkan sebagai pembenar bagi apa yang ada pada kamu (Taurat) dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga murah dan bertakwalah hanya kepada-Ku.
Lafadz لَا تَكُوْنُوْٓا dan لَا تَشْتَرُوْا  merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf la nahi.

13. Surat Al Baqarah ayat 42.
وَلَا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ ٤٢
Artinya : Janganlah kamu campuradukkan kebenaran dengan kebatilan21) dan (jangan pula) kamu sembunyikan kebenaran, sedangkan kamu mengetahui(-nya).
21) Yang dimaksud dengan kebatilan adalah kesalahan, kejahatan, kemungkaran, dan sebagainya.
Lafadz لَا تَلْبِسُوا merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf la nahi.

14. Surat Al Baqarah ayat 60.
 وَاِذِ اسْتَسْقٰى مُوْسٰى لِقَوْمِهٖ فَقُلْنَا اضْرِبْ بِّعَصَاكَ الْحَجَرَۗ فَانْفَجَرَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًا ۗ قَدْ عَلِمَ كُلُّ اُنَاسٍ مَّشْرَبَهُمْ ۗ كُلُوْا وَاشْرَبُوْا مِنْ رِّزْقِ اللّٰهِ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَرْضِ مُفْسِدِيْنَ ٦٠
Artinya : (Ingatlah) ketika Musa memohon (curahan) air untuk kaumnya. Lalu, Kami berfirman, “Pukullah batu itu dengan tongkatmu!” Maka, memancarlah darinya (batu itu) dua belas mata air. Setiap suku telah mengetahui tempat minumnya (masing-masing). Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah dan janganlah melakukan kejahatan di bumi dengan berbuat kerusakan.
Lafadz لَا تَعْثَوْا merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf la nahi.

15. Al Bayyinah ayat 1
لَمْ يَكُنِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَالْمُشْرِكِيْنَ مُنْفَكِّيْنَ حَتّٰى تَأْتِيَهُمُ الْبَيِّنَةُۙ ١
Artinya : Orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan (kekufuran mereka) sampai datang kepada mereka bukti yang nyata,
Lafadz لَمْ يَكُنِ   merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf lam amar.

16. Al 'Alaq ayat 15.
كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ ١٥
Artinya : Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
Lafadz لَّمْ يَنْتَهِ  merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf lam amar.

17. Surat Al 'Alaq ayat 19.
كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ ۩ ࣖ ١٩
Artinya : Sekali-kali tidak! Janganlah patuh kepadanya, (tetapi) sujud dan mendekatlah (kepada Allah).
Lafadz لَا تُطِعْ  merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf jazm la nahi.
18. Surat Nuh ayat 6.
فَلَمْ يَزِدْهُمْ دُعَاۤءِيْٓ اِلَّا فِرَارًا ٦
Artinya : tetapi seruanku itu tidak menambah (iman) mereka, melainkan mereka (makin) lari (dari kebenaran).
Lafadz لَمْ يَزِدْ  merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf jazm lam amar.
19. Surat Nuh ayat 15.
اَلَمْ تَرَوْا كَيْفَ خَلَقَ اللّٰهُ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًاۙ ١٥
Artinya : Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis?
Lafadz اَلَمْ تَرَوْ merupakan fiil mudhori' mahal jazm karena kemasukan huruf jazm lam amar.

Contoh Fiil Mudhori' dalam Surah Al Baqarah Ayat 1-10

Adapun contoh fiil mudhori' dalam surat Al Baqarah ayat 1-10 adalah sebagai berikut :
  • الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ ٣ Artinya : (yaitu) orang-orang yang beriman pada yang gaib, menegakkan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Lafadz يُؤْمِنُوْنَ , يُقِيْمُوْنَ , يُنْفِقُوْنَ ketiganya merupakan fiil mudhori' dari masing-masing fiil madhi Aamana, Aqama dan Anfaqa.
  • وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ ٤ Artinya : dan mereka yang beriman pada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad) dan (kitab-kitab suci) yang telah diturunkan sebelum engkau dan mereka yakin akan adanya akhirat. Lafadz يُؤْمِنُوْنَ dan يُوْقِنُوْنَۗ merupakan fiil mudhori dari masing-masing fiil madhi Aamana dan Aoqona
  • اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْهِمْ ءَاَنْذَرْتَهُمْ اَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُوْنَ ٦ Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang kufur itu sama saja bagi mereka, apakah engkau (Nabi Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Lafadz  تُنْذِرْ dan يُؤْمِنُوْنَ merupakan fiil mudhori dari madhi Andzara dan Aamana
  • وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ ٨ Artinya : Di antara manusia ada yang berkata, “Kami beriman kepada Allah dan hari Akhir,” padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang mukmin. Lafadz يَّقُوْلُ merupakan fiil mudhori dari fiil madhi qoola.
  • يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ۚ وَمَا يَخْدَعُوْنَ اِلَّآ اَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُوْنَۗ ٩ Artinya : Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. Lafadz يَخْدَعُوْنَ dan يَشْعُرُوْنَۗ merupakan fiil mudhori dari masing-masing madhi  khoda'a dan sya'ara.
  • فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌۙ فَزَادَهُمُ اللّٰهُ مَرَضًاۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ ۢ ەۙ بِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ ١٠ Artinya : Dalam hati mereka ada penyakit,6) lalu Allah menambah penyakitnya dan mereka mendapat azab yang sangat pedih karena mereka selalu berdusta. 6) Penyakit hati yang dimaksud adalah keraguan tentang kebenaran agama Islam, kemunafikan, atau kebencian terhadap kenabian Rasulullah saw. Lafadz يَكْذِبُوْنَ merupakan fiil mudhori dari fiil madi kadzaba.
demikian 25 contoh fiil mudhori dalam Al Quran beserta suratnya disertai juga contoh ketika mahal rofa dan jazm dan didalam surat Al Baqarah ayat 1-10. Semoga dengan banyaknya contoh tersebut dpat membuka wawasan teman-teman agar lebih paham dalam mempelajari ilmu bahasa arab khususnya nahwu dan shorof.
Santri Indonesia, Penulis Artikel Islami di zonasantri.com Belajarlah Ilmu dan Ajarkanlah Kepada Manusia.

Post a Comment