Arti Perkata Surat Az-Zukhruf Ayat 13-14 Lengkap (Doa Naik Kendaraan)

Arti Perkata Surat Az-Zukhruf Ayat 13-14 Lengkap (Doa Naik Kendaraan)

Surat Az-Zukhruf ayat 13-14 adalah ayat yang sangat populer karena berisi doa naik kendaraan. Artikel ini membedah arti tiap kata dalam kedua ayat tersebut, membantu Anda memahami maknanya secara mendalam.

Arti perkata Surat Az-Zukhruf ayat 13-14 doa naik kendaraan
Arti perkata Surat Az-Zukhruf ayat 13-14 — doa naik kendaraan
📎 Artikel ini fokus pada arti tiap kata. Untuk memahami hukum bacaan (tajwid) pada ayat ini, baca juga Hukum Tajwid Surat Az-Zukhruf Ayat 13-14

Surat Az-Zukhruf Ayat 13-14 dan Artinya

لِتَسْتَوٗا عَلٰى ظُهُوْرِهٖ ثُمَّ تَذْكُرُوْا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ اِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُوْلُوْا سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Litastawuu 'alaa dhuhuurihii tsumma tadzkuruu ni'mata rabbikum idzastawaitum 'alaihi wa taquuluu subhaanalladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin. Wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.
Artinya: "Agar kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya, dan agar kamu mengucapkan, 'Mahasuci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.'" (QS. Az-Zukhruf: 13-14)

Arti Perkata Ayat 13

Kata ArabArti
لِتَسْتَوٗاAgar kamu duduk dengan tenang/seimbang
عَلٰى ظُهُوْرِهٖDi atas punggungnya
ثُمَّKemudian
تَذْكُرُوْاKamu mengingat
نِعْمَةَ رَبِّكُمْNikmat Tuhanmu
اِذَا اسْتَوَيْتُمْApabila kamu telah duduk dengan tenang
عَلَيْهِDi atasnya
وَتَقُوْلُوْاDan kamu mengucapkan
سُبْحٰنَMahasuci
الَّذِيْ(Dzat) yang
سَخَّرَTelah menundukkan
لَنَاBagi kami
هٰذَاIni (kendaraan ini)
وَمَا كُنَّاPadahal tidaklah kami
لَهٗKepadanya (menguasainya)
مُقْرِنِيْنَOrang-orang yang mampu/sanggup

Arti Perkata Ayat 14

Kata ArabArti
وَاِنَّآDan sesungguhnya kami
اِلٰى رَبِّنَاKepada Tuhan kami
لَمُنْقَلِبُوْنَBenar-benar akan kembali

Kandungan dan Kapan Dibaca

Isi kandungan surat Az-Zukhruf ayat 13-14 adalah ciptaan Allah SWT yang lain, yakni hewan yang juga bisa dimanfaatkan oleh manusia sebagai alat transportasi dan hendaklah mengingat nikmat yang telah dikaruniakan Allah, mengagungkan Allah dan menyucikan-Nya dari sifat-sifat yang tidak layak yang dituduhkan orang-orang musyrik kepada-Nya, dan hendaklah membaca ini sebagai doa: سُبْحٰنَ الَّذِيْ سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَۙ وَاِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ

💡 Kapan dibaca: Doa ini dianjurkan dibaca setiap kali hendak bepergian menggunakan kendaraan apa pun — baik hewan tunggangan, mobil, kapal, maupun pesawat — sebagai bentuk tasbih dan pengingat akan nikmat Allah, sekaligus kesadaran bahwa perjalanan hidup manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah.

Ayat ini juga mengandung pesan mendalam: bahwa penguasaan manusia atas alam (termasuk teknologi transportasi) sepenuhnya adalah karunia Allah, bukan semata hasil kemampuan manusia sendiri — sehingga sudah sepatutnya diiringi rasa syukur, bukan kesombongan.

FAQ Seputar Arti Perkata Az-Zukhruf 13-14

Kenapa ayat ini disebut sebagai "doa naik kendaraan"?

Karena ayat ini secara eksplisit mengajarkan bacaan tasbih yang diucapkan setelah duduk mantap di atas kendaraan/tunggangan, sebagaimana dicontohkan Rasulullah ﷺ dalam beberapa riwayat hadis.

Apa arti kata "sakhkhara" dalam ayat ini?

"Sakhkhara" berarti "telah menundukkan" atau "telah menaklukkan" — merujuk pada bagaimana Allah menundukkan kendaraan (baik hewan maupun buatan manusia) agar bisa digunakan dan dikendalikan manusia.

Apakah ayat ini hanya untuk kendaraan darat, atau berlaku juga untuk transportasi lain?

Berlaku untuk semua jenis kendaraan/tunggangan — baik hewan (unta, kuda), kapal laut, maupun kendaraan modern seperti mobil dan pesawat terbang, karena maknanya bersifat umum tentang penundukan alat transportasi bagi manusia.

Kesimpulan

Az-Zukhruf ayat 13-14 mengajarkan doa naik kendaraan yang sarat makna syukur dan tauhid — mengingatkan bahwa kemampuan manusia mengendalikan alat transportasi sepenuhnya karunia Allah. Memahami arti tiap kata dalam ayat ini membantu menghayati doa tersebut secara lebih mendalam saat mengamalkannya, bukan sekadar hafalan lisan.

Posting Komentar