Ashadualla Ilahailallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah Arab dan Artinya Lengkap

Jawaban Singkat

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Ashadualla Ilahailallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah Arab

Bagian ini membahas tulisan Arab lengkap dua kalimat syahadat, cara menulisnya yang benar sesuai kaidah bahasa Arab, teks siap copy paste, hingga analisis i'rab nahwu-shorof untuk yang ingin memahami secara mendalam.

Tulisan Arab

ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah tulisan arab
ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah tulisan arab dan artinya
BagianBacaan
Arab berharakatأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ
Arab gundulأشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدًا رسول الله
LatinAsyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah

Cara Menulis yang Benar

Penulisan ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah yang sesuai kaidah bahasa Arab perlu memperhatikan beberapa hal agar tidak mengubah makna:

  • Hamzah pada أَشْهَدُ harus ditulis di atas alif, bukan huruf lain, karena berkedudukan sebagai huruf asli fi'il.
  • Lafaz لَا إِلٰهَ ditulis dengan alif setelah lam, bukan disambung menjadi satu kata, karena لَا di sini berfungsi sebagai huruf nafi jenis (laa nafiyah lil jins) yang berdiri sendiri.
  • Lafaz إِلَّا اللّٰهُ ditulis dengan tasydid pada lam jalalah, menandakan huruf lam ganda sebagaimana penulisan lafaz Allah pada umumnya.
  • Lafaz مُحَمَّدًا diberi tanwin fathah (baris dua di atas) karena berkedudukan sebagai isim anna yang dibaca nashab.
  • Lafaz رَسُولُ اللّٰهِ ditulis tersambung sebagai susunan idhafah, bukan dipisah dengan spasi berlebih.

Copy Paste Tulisan Arab

Untuk memudahkan Anda menyalin, berikut teks yang bisa langsung di-copy paste.

Tulisan Berharakat:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Tulisan Tanpa Harakat (Arab Gundul):

أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدًا رسول الله

Analisis I'rab Nahwu-Shorof

Bagi yang ingin memahami kedudukan gramatikal setiap lafaz dalam kalimat syahadat, berikut penjabaran i'rabnya sesuai kaidah nahwu-shorof:

  • أَشْهَدُ — fi'il mudhari' tsulatsi mujarrad mengikuti wazan fa'ala yaf'alu, fa'il-nya berupa dhamir mustatir wajib taqdir "ana" (mutakallim wahdah).
  • أَنْ لَا إِلٰهَ — أَنْ di sini berlaku sebagai amil nawashib, isim-nya berupa dhamir sya'n yang tersimpan karena أَنْ mukhaffafah, sedangkan khabar-nya berupa jumlah لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ. لَا berfungsi menashabkan isim dan merafa'kan khabar; isim لَا berupa lafaz إِلٰهَ, hukumnya mabni fathah.
  • إِلَّا اللّٰهُ — mustatsna bi illa yang jatuh setelah kalam tam manfi, sehingga boleh dibaca nashab atau menjadi badal dari mustatsna minhu.
  • وَأَشْهَدُ — wawu sebagai huruf 'athaf, أَشْهَدُ berkedudukan sama seperti lafaz sebelumnya (fi'il mudhari' tsulatsi mujarrad wazan fa'ala yaf'alu).
  • أَنَّ مُحَمَّدًا — أَنَّ beramal menashabkan isim dan merafa'kan khabar; isim أَنَّ berupa lafaz مُحَمَّدًا, dibaca nashab dengan tanda fathah karena isim mufrad.
  • رَسُولُ اللّٰهِ — khabar أَنَّ, dibaca rafa' dengan tanda dhammah, berupa susunan idhafah antara مُضَاف (رَسُولُ) dan مُضَاف إِلَيْه (اللّٰهِ).

Arti Ashadualla Ilahailallah Wa Asyhadu Anna Muhammadarrasulullah

Bagian ini membahas arti kalimat syahadat secara umum, arti perkata untuk memahami setiap lafaznya, hingga makna mendalam yang terkandung di dalamnya.

Artinya

Ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan haq selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Kalimat ini terbagi menjadi dua bagian: syahadat tauhid (أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ) yang berisi kesaksian akan keesaan Allah, dan syahadat rasul (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ) yang berisi kesaksian atas kerasulan Nabi Muhammad SAW.

Arti Perkata

Tulisan ArabLatinArtinya
أَشْهَدُAsyhaduSaya bersaksi
أَنْAnSesungguhnya (bahwa)
لَا إِلٰهَLaa ilaahaTidak ada Tuhan yang berhak disembah
إِلَّا اللّٰهُIllallahKecuali Allah
وَأَشْهَدُWa asyhaduDan saya bersaksi
أَنَّ مُحَمَّدًاAnna MuhammadanSesungguhnya Nabi Muhammad
رَسُولُ اللّٰهِRasulullahUtusan Allah

Makna Mendalam

Merujuk keterangan NU Online, makna syahadat pertama adalah memahami, meyakini dalam hati, menerima, serta menyampaikan kepada orang lain bahwa tidak ada sesembahan yang benar-benar berhak disembah kecuali Allah. Dia Dzat yang tidak butuh apapun namun dibutuhkan segala sesuatu, bersifat sempurna dan suci dari segala kekurangan, tidak beranak dan diperanakkan, serta tidak menyerupai apapun dalam Dzat, sifat, maupun perbuatan-Nya.

Sedangkan syahadat kedua bermakna memahami, meyakini, menerima, dan menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah untuk seluruh makhluk—benar dalam setiap yang disampaikan, wajib diikuti dan ditaati, serta haram bagi siapa pun mendustakan atau menyalahi ajarannya.

Dalam kalimat syahadat tauhid terkandung dua rukun utama:

  • An-Nafi (penidakan): lafaz لَا إِلٰهَ menolak segala bentuk sesembahan selain Allah, mengharuskan seorang muslim membersihkan hati dari ketergantungan pada makhluk, harta, atau jabatan.
  • Al-Itsbat (penetapan): lafaz إِلَّا اللّٰهُ menetapkan bahwa satu-satunya yang berhak disembah hanyalah Allah SWT.

Kapan Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat

1. Ketika Memeluk Agama Islam

Dua kalimat syahadat diucapkan ketika seseorang hendak memeluk agama Islam. Syahadat dalam keadaan ini harus dibaca urut, berkesinambungan, menggunakan bahasa Arab disertai pemahaman maknanya, serta memakai lafaz أَشْهَدُ—tidak cukup hanya mengucapkan لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللّٰهِ tanpa lafaz asyhadu.

Setelah bersyahadat, kewajiban selanjutnya adalah menunaikan rukun Islam lainnya: mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan, dan haji ke Baitullah bagi yang mampu.

2. Ketika Melaksanakan Shalat

Sebagai muslim, lafaz syahadat dibaca minimal 5 kali sehari semalam saat shalat fardhu, tepatnya pada duduk tasyahud akhir setelah bacaan tahiyat, lalu dilanjutkan sholawat Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad dan diakhiri salam.

3. Ketika Mendengar Adzan

Bacaan syahadat juga terdapat dalam lafaz adzan dan iqamah:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ (2 kali)
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ (2 kali)

Disebutkan dalam Kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ فَقُوْلُوْا مِثْلَ مَا يَقُوْلُ الْمُؤَذِّنُ

"Apabila kalian mendengar seruan (adzan), maka jawablah sebagaimana yang diucapkan muadzin."

Artinya, ketika muadzin mengucapkan أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ atau أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ, orang yang mendengar dianjurkan menjawab dengan lafaz yang sama.

Pertanyaan Seputar Kalimat Syahadat

Bagaimana tulisan Arab ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah?

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ

Apa artinya ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah?

Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah dengan haq selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Apa perbedaan syahadat tauhid dan syahadat rasul?

Syahadat tauhid (أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ) adalah kesaksian akan keesaan Allah, sedangkan syahadat rasul (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللّٰهِ) adalah kesaksian atas kerasulan Nabi Muhammad SAW.

Kapan bacaan syahadat ini diucapkan?

Syahadat diucapkan ketika seseorang memeluk Islam, saat duduk tasyahud akhir dalam shalat, dan sebagai jawaban ketika mendengar lafaz syahadat pada adzan.

Demikian pembahasan lengkap ashadualla ilahailallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah, mulai dari tulisan Arab, cara menulis, i'rab nahwu-shorof, hingga arti dan maknanya. Semoga bermanfaat untuk memperkuat pemahaman kalimat syahadat sebagai rukun Islam yang pertama.

Referensi

  • An-Nawawi, Yahya bin Syaraf. Al-Adzkar. Bab adab dan doa ketika mendengar adzan.
  • NU Online. Penjelasan makna dua kalimat syahadat (tauhid dan rasul).
  • Ash-Shanhaji, Abu Abdillah Muhammad bin Daud. Matan Al-Jurumiyah. Rujukan kaidah dasar nahwu untuk analisis i'rab amil nawashib, mustatsna, dan idhafah.
  • Ibnu Malik, Muhammad bin Abdullah. Alfiyah Ibnu Malik. Rujukan tambahan kaidah i'rab fi'il mudhari' dan khabar anna.

Posting Komentar