Contoh Maful Bih Juz 30

Contoh maf'ul bih di Juz 30: لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ (QS. At-Tin: 4). Kata الْإِنسَانَ adalah maf'ul bih karena ia yang dikenai pekerjaan خَلَقْنَا ("Kami menciptakan"), dan ia manshub dengan fathah. Contoh lain: الْكَوْثَرَ (Al-Kautsar: 1), صَدْرَكَ (Asy-Syarh: 1), dan dhomir كَ (Al-Infitar: 7).

Maf'ul bih adalah isim manshub yang dikenai pekerjaan fi'il. Juz 30 adalah tempat yang bagus untuk berlatih karena surat-suratnya pendek, sudah akrab di telinga, dan kaya akan fi'il muta'addi. Di sini Anda akan menemukan maf'ul bih berbentuk isim zhahir, dhomir muttashil, isim maushul, hingga masdar mu'awwal.

Artikel ini memuat 30 contoh dari 30 surat yang berbeda: 20 contoh dianalisis lengkap, dan 10 contoh tambahan dalam tabel ringkas. Dasar teorinya ada di pilar Maf'ul Bih, sedangkan contoh umum dari seluruh Al-Qur'an ada di Contoh Maf'ul Bih.

Cara Cepat Menemukan Maf'ul Bih di Ayat

Gunakan tiga langkah berikut untuk setiap ayat:

  1. Temukan fi'il-nya. Pilih fi'il muta'addi, yaitu yang menuntut objek.
  2. Temukan fa'il-nya. Ia bisa berupa isim zhahir atau dhomir (misalnya نَا pada خَلَقْنَا).
  3. Tanyakan "apa/siapa yang dikenai?" Jawabannya adalah maf'ul bih, dan ia manshub.

Tanda nashab yang akan Anda jumpai: fathah (الْإِنسَانَ), kasrah pada jamak muannats salim (الْمُؤْمِنَاتِ), ya' pada mutsanna dan jamak mudzakkar salim (عَيْنَيْنِ، الْمُؤْمِنِينَ), serta nashab tidak tampak (mahall) pada dhomir dan isim mabni. Penjelasan lengkapnya ada di Maf'ul Bih.

20 Contoh Maf'ul Bih di Juz 30 dengan Analisis

Contoh disusun mengikuti urutan mushaf, dari Surah An-Naba' hingga Az-Zalzalah.

Contoh 1 · Maf'ul bih ganda
أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَ��دًا

(QS. An-Naba': 6) "Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan?" نَجْعَلِ adalah mudhari majzum dengan لَمْ (fa'il: نَحْنُ). Di sini جَعَلَ bermakna "menjadikan", sehingga ia punya dua maf'ul bih: الْأَرْضَ (pertama, fathah) dan مِهَادًا (kedua, fathah tanwin).

Contoh 2 · Isim zhahir mudhaf
رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا

(QS. An-Nazi'at: 28) "Dia meninggikan bangunannya, lalu menyempurnakannya." رَفَعَ adalah madhi dengan fa'il mustatir. سَمْكَ adalah maf'ul bih manshub fathah dan mudhaf; هَا adalah mudhaf ilaih. Pada سَوَّاهَا, dhomir هَا menjadi maf'ul bih.

Contoh 3 · Isim zhahir nakirah
فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبًّا

(QS. 'Abasa: 27) "Lalu Kami tumbuhkan padanya biji-bijian." Fa'il adalah نَا, فِيهَا adalah jar-majrur, dan حَبًّا adalah maf'ul bih manshub fathah tanwin. Perhatikan: jar-majrur tidak dihitung sebagai maf'ul bih.

Contoh 4 · Dhomir muttashil
وَلَقَدْ رَآهُ بِالْأُفُقِ الْمُبِينِ

(QS. At-Takwir: 23) "Dan sungguh dia telah melihatnya di ufuk yang terang." رَآ adalah madhi dengan fa'il mustatir, sedangkan هُ adalah dhomir muttashil mabni fi mahalli nashbin sebagai maf'ul bih.

Contoh 5 · Tiga dhomir maf'ul berturut-turut
الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ

(QS. Al-Infitar: 7) "(Tuhan) yang menciptakanmu, menyempurnakan kejadianmu, lalu menjadikanmu seimbang." Tiga fi'il madhi خَلَقَ، سَوَّى، عَدَلَ masing-masing berfa'il mustatir dan memiliki maf'ul bih dhomir كَ (mabni fathah, fi mahalli nashbin).

Contoh 6 · Dhomir jamak
وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

(QS. Al-Muthaffifin: 3) "Dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi." كَالُوا dan وَزَنُوا berfa'il waw jama'ah, dengan maf'ul bih dhomir هُمْ (mabni sukun, fi mahalli nashbin).

Contoh 7 · Masdar mu'awwal
إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ

(QS. Al-Insyiqaq: 14) "Sesungguhnya dia mengira bahwa dia tidak akan kembali." ظَنَّ adalah madhi dengan fa'il mustatir. Rangkaian أَن لَّن يَحُورَ adalah masdar mu'awwal yang fi mahalli nashbin, menempati posisi maf'ul bih.

Contoh 8 · Jamak salim (ya' dan kasrah)
إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

(QS. Al-Buruj: 10) "Sesungguhnya orang-orang yang menyiksa para mukmin laki-laki dan perempuan." فَتَنُوا berfa'il waw jama'ah. الْمُؤْمِنِينَ adalah maf'ul bih manshub dengan ya' (jamak mudzakkar salim), sedangkan الْمُؤْمِنَاتِ di-'athaf-kan dan manshub dengan kasrah (jamak muannats salim).

Contoh 9 · Dua fi'il amr
فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا

(QS. Ath-Thariq: 17) "Maka berilah tangguh orang-orang kafir; berilah mereka tangguh sebentar saja." مَهِّلِ dan أَمْهِلْ adalah fi'il amr dengan fa'il mustatir أَنْتَ. Maf'ul bih-nya الْكَافِرِينَ (manshub ya') dan dhomir هُمْ. Adapun رُوَيْدًا adalah keterangan cara, bukan maf'ul bih.

Contoh 10 · Isim zhahir mudhaf
سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

(QS. Al-A'la: 1) "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi." سَبِّحِ adalah fi'il amr, fa'il mustatir أَنْتَ. اسْمَ adalah maf'ul bih manshub fathah dan mudhaf; رَبِّكَ adalah mudhaf ilaih.

Contoh 11 · Maf'ul bih mendahului fa'il (wajib)
فَأَمَّا الْإِنسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ

(QS. Al-Fajr: 15) "Adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya." Susunannya ابْتَلَاهُ رَبُّهُ: maf'ul bih هُ berada sebelum fa'il رَبُّ. Urutan ini wajib karena fa'il memuat dhomir (هُ pada رَبُّهُ) yang kembali kepada maf'ul bih (الْإِنسَانُ). Kaidah ini dibahas di Maf'ul Bih.

Contoh 12 · Mutsanna (ya')
أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ

(QS. Al-Balad: 8) "Bukankah Kami telah menjadikan baginya sepasang mata?" Berbeda dengan Contoh 1, جَعَلَ di sini bermakna "menciptakan", sehingga hanya punya satu maf'ul bih, yaitu عَيْنَيْنِ yang manshub dengan ya' karena mutsanna.

Contoh 13 · Dhomir muttashil
قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا

(QS. Asy-Syams: 9) "Sungguh beruntung orang yang menyucikannya." زَكَّى adalah madhi dengan fa'il mustatir (kembali kepada مَنْ), dan هَا adalah dhomir muttashil fi mahalli nashbin sebagai maf'ul bih.

Contoh 14 · Maf'ul bih ganda
فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ

(QS. Al-Lail: 14) "Maka Aku peringatkan kalian dengan api yang menyala-nyala." أَنذَرَ memiliki dua maf'ul bih: dhomir كُمْ (pertama) dan نَارًا (kedua, fathah tanwin). Fa'ilnya adalah تُ (ta' mutakallim).

Contoh 15 · Maf'ul bih didahulukan
فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ

(QS. Ad-Dhuha: 9) "Adapun anak yatim, maka janganlah engkau berlaku sewenang-wenang." الْيَتِيمَ adalah maf'ul bih yang didahulukan dari تَقْهَرْ untuk penekanan. Urutan normalnya: لَا تَقْهَرِ الْيَتِيمَ. Pendahuluan ini bersifat boleh, bukan wajib.

Contoh 16 · Isim zhahir mudhaf
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ

(QS. Asy-Syarh: 1) "Bukankah Kami telah melapangkan dadamu untukmu?" نَشْرَحْ adalah mudhari majzum dengan fa'il نَحْنُ. لَكَ adalah jar-majrur, sedangkan صَدْرَ adalah maf'ul bih manshub fathah dan mudhaf, dengan كَ sebagai mudhaf ilaih.

Contoh 17 · Isim zhahir ber-alif lam
لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

(QS. At-Tin: 4) "Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." Fa'il نَا; maf'ul bih الْإِنسَانَ manshub fathah; فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ adalah jar-majrur.

Contoh 18 · Maf'ul bih ganda dengan isim maushul
عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

(QS. Al-'Alaq: 5) "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya." عَلَّمَ memiliki dua maf'ul bih: الْإِنسَانَ (pertama, manshub fathah) dan مَا (kedua), isim maushul mabni yang fi mahalli nashbin. Rangkaian لَمْ يَعْلَمْ adalah shilah.

Contoh 19 · Dhomir muttashil
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

(QS. Al-Qadr: 1) "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam kemuliaan." أَنزَلْنَا berfa'il نَا, dan هُ adalah dhomir muttashil sebagai maf'ul bih.

Contoh 20 · Dua maf'ul bih dalam satu ayat
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

(QS. Az-Zalzalah: 7) "Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, dia akan melihat (balasan)nya." يَعْمَلْ adalah fi'il syarat yang majzum, dan مِثْقَالَ adalah maf'ul bih manshub fathah (mudhaf; ذَرَّةٍ mudhaf ilaih), sedangkan خَيْرًا adalah tamyiz. يَرَهُ adalah jawab syarat majzum, dengan dhomir هُ sebagai maf'ul bih.

10 Contoh Tambahan Ringkas

Sepuluh ayat berikut berasal dari sepuluh surat lain di Juz 30, sehingga genap 30 surat berbeda:

SuratAyatMaf'ul BihJenis
Al-'Adiyat: 4فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًانَقْعًاIsim zhahir
At-Takatsur: 6لَتَرَوُنَّ الْجَحِيمَالْجَحِيمَIsim zhahir
Al-Humazah: 2الَّذِي جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُمَالًا، هُIsim zhahir dan dhomir
Al-Fil: 3وَأَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا أَبَابِيلَطَيْرًاIsim zhahir
Quraisy: 3فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِرَبَّIsim zhahir mudhaf
Al-Ma'un: 1أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِالَّذِيIsim maushul
Al-Kautsar: 1إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَكَ، الْكَوْثَرَGanda (dhomir + isim zhahir)
Al-Kafirun: 2لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَمَاIsim maushul
An-Nashr: 3وَاسْتَغْفِرْهُهُDhomir muttashil
Al-Ikhlas: 1قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌهُوَ اللَّهُ أَحَدٌJumlah (maqul qaul, fi mahalli nashbin)

Rekap Jenis Maf'ul Bih di Juz 30

Jenis Maf'ul BihContoh
Isim zhahirالْأَرْضَ (An-Naba' 6)، حَبًّا ('Abasa 27)، الْإِنسَانَ (At-Tin 4)
Isim zhahir mudhafسَمْكَهَا (An-Nazi'at 28)، اسْمَ (Al-A'la 1)، صَدْرَكَ (Asy-Syarh 1)
Jamak salim (ya' dan kasrah)الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ (Al-Buruj 10)، الْكَافِرِينَ (Ath-Thariq 17)
Mutsanna (ya')عَيْنَيْنِ (Al-Balad 8)
Dhomir muttashilكَ (Al-Infitar 7)، هُمْ (Al-Muthaffifin 3)، هَا (Asy-Syams 9)، هُ (Al-Qadr 1)
Isim maushulمَا (Al-'Alaq 5, Al-Kafirun 2)، الَّذِي (Al-Ma'un 1)
Masdar mu'awwalأَن لَّن يَحُورَ (Al-Insyiqaq 14)
Jumlah (maqul qaul)هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (Al-Ikhlas 1)
Maf'ul bih gandaAn-Naba' 6, Al-Lail 14, Al-'Alaq 5, Al-Kautsar 1
Maf'ul bih mendahuluiAd-Dhuha 9 (didahulukan, boleh), Al-Fajr 15 (mendahului fa'il, wajib)

Lanjutkan belajar: teori lengkap di Maf'ul Bih · contoh dari seluruh Al-Qur'an di Contoh Maf'ul Bih · uji pemahaman di Latihan Soal Maf'ul Bih · seri Juz 30 lainnya: Contoh Idhofah di Juz 30 dan Contoh Huruf Jar di Juz 30.

FAQ Seputar Maf'ul Bih di Juz 30

Apa contoh maf'ul bih di Juz 30?

Contohnya الْإِنسَانَ pada لَقَدْ خَلَ��ْنَا الْإِنسَانَ (At-Tin: 4), الْكَوْثَرَ pada Al-Kautsar: 1, dan صَدْرَكَ pada Asy-Syarh: 1. Semuanya manshub karena dikenai pekerjaan fi'il.

Mana contoh dhomir sebagai maf'ul bih di Juz 30?

Misalnya dhomir كَ pada خَلَقَكَ (Al-Infitar: 7), هُمْ pada كَالُوهُمْ (Al-Muthaffifin: 3), dan هُ pada أَنزَلْنَاهُ (Al-Qadr: 1). Dhomir ini mabni, sehingga nashabnya tidak tampak (fi mahalli nashbin).

Apakah ada maf'ul bih ganda di Juz 30?

Ada, misalnya أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا (An-Naba': 6), أَنذَرْتُكُمْ نَارًا (Al-Lail: 14), عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا (Al-'Alaq: 5), dan أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (Al-Kautsar: 1).

Apa tanda nashab pada al-mu'minin di Surah Al-Buruj ayat 10?

الْمُؤْمِنِينَ adalah jamak mudzakkar salim sehingga manshub dengan ya'. Kata الْمُؤْمِنَاتِ di sampingnya adalah jamak muannats salim yang manshub dengan kasrah.

Apakah maf'ul bih bisa berupa kalimat?

Bisa. Pada قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (Al-Ikhlas: 1), jumlah هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ adalah isi ucapan setelah قُلْ dan berkedudukan fi mahalli nashbin sebagai maf'ul bih.

Mengapa ma pada Al-Kafirun ayat 2 disebut maf'ul bih?

مَا pada لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ adalah isim maushul yang menjadi objek أَعْبُدُ. Karena mabni, nashabnya tidak tampak (fi mahalli nashbin).

Apa beda maf'ul bih dan jar-majrur pada contoh Juz 30?

Maf'ul bih manshub dan langsung dikenai fi'il, seperti حَبًّا pada Surah 'Abasa ayat 27. Sebaliknya, فِيهَا pada ayat yang sama adalah jar-majrur, bukan maf'ul bih.

Kesimpulan

Juz 30 menyimpan contoh maf'ul bih dari hampir semua jenis: isim zhahir, mudhaf, jamak salim, mutsanna, dhomir muttashil, isim maushul, masdar mu'awwal, jumlah maqul qaul, hingga maf'ul bih ganda dan yang mendahului fa'il. Kunci mengenalinya selalu sama: temukan fi'il muta'addi, temukan fa'ilnya, lalu tanyakan apa atau siapa yang dikenai pekerjaan itu.

Langkah berikutnya: kuatkan teorinya di Maf'ul Bih, lalu ukur pemahaman Anda lewat Latihan Soal Maf'ul Bih.

Referensi: Ibnu Ajurrum, Matnul Ajurrumiyah (Bab Al-Maf'ul Bih) · Ibnu Malik, Alfiyah Ibnu Malik · Mustafa Al-Ghalayini, Jami'ud Durus Al-'Arabiyah, Al-Maktabah Al-'Ashriyyah, Sidon-Beirut · Mushaf Al-Qur'an (Juz 30, Surah An-Naba' sampai An-Nas).

Posting Komentar