Idhofah (الإِضَافَةُ) : Pengertian, Contoh, Susunan dan Syaratnya

Idhofah (الإِضَافَةُ) adalah termasuk salah satu isim yang di baca jar atau khofad sebagai mana disebutkan dalam kitab jurumiyah : المحفوضات ثلاثة : محفوض بالحرف و محفوض بالإضافة و تابع للمحفوض.

Isim yang dibaca jar ada 3 :

  1. Dijarkan oleh huruf
  2. Dijarkan oleh idhofah
  3. Tabi' (ikut) kepada isim yang dibaca jar
Apa itu idhofah? Bagaimana suatu isim dapat disebut susunan idhofah, apa saja syarat-syaratnya dan seperti apa contohnya?

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan penjelasan mengenai materi idhofah dari segi pengertian, contoh, susunan dan syarat-syaratnya. Dan diakhir kesempatan kami akan berikan latihan soal mengenai idhofah agar apa yang nantinya akan teman-teman dapatkan langsung dapat dipraktikkan. 

Table of Contents

Pengertian Idhofah

pengertian idhofah
pengertian idhofah adalah

Idhofah adalah persambungan yang dimaksudkan untuk mengadakan ikatan antara 2 lafadz dimana lafadz kedua dibaca jar karena lafadz yang pertama. Jadi susunan idhofah harus terdiri dari 2 kalimat isim dimana kalimat isim yang pertama dinamakan mudhof dan isim kedua dinamakan mudhof ilaih, contohnya : كِتَابُ زَيْدٍ

Lafadz tersebut merupakan sususan idhofah, dimana asalnya terdapat 2 lafadz yang diikat (qayyid) menjadi satu yaitu lafadz كِتَابٌ dan lafadz زَيْدٌ. Sebelum terjadi ikatan kedua lafadz tersebut memiliki arti tersendiri, setelah terjadinya ikatan atau dinamakan susunan idhofah lafadz زَيْدٍ harus dibaca jer karena mudhof ilaih dijarkan oleh isim mudhof yaitu lafadz كِتَابُ .

Idhofah terbagi menjadi 2 yaitu :

  1. Idhofah Lafdziyyah atau idhofah ghairu mahdhoh
  2. Idhofah Ma'nawiyyah atau idhofah mahdhoh
Apa itu idhofah mahdhoh ? Idhofah mahdhoh adalah idhofah yang memiliki faidah ta'rif dan takhsis dimana mudhofnya tidak berupa isim sifat dan mudhof ilaihnya bukan ma'mulnya isim sifat tersebut.
dinamakan idhofah ma'nawiyah (mahdhoh) karena faidahnya idhofah ini kembali, maksudnya bersamaan dengan maknanya kalam.

Apa itu idhofah ghairu mahdhoh? idhofah gahiru mahdhoh adalah idhofahnya isim sifat yang memiliki zaman hal atau mustaqbal, dinamakan idhofah lafdziyah (ghairu mahdhoh) karena faidahnya idhofah bersamaan dengan lafadz yaitu menghabiskan bacaan.

Baca Juga : Pengertian Fiil Madhi, Contoh dan Tasrifnya

Susunan Idhofah

Susunan idhofah harus terdiri dari 2 lafadz (isim), isim yang pertama dinamakan mudhof lafadz kedua dinamakan mudhof ilaih. Jika ada lafadz memilik nun yang bersanding dengan tanda-tanda i'rob seperti isim tatsniyah, jamak mudzakar salim atau kalimat yang mempunyai tanwin ketika mudhof maka nun atau tanwin harus dihilangkan. Seperti contoh نَاصِرَا بكْرٍ  asalnya نَاصِرَانِ بكْرٍ, lalu نَاصِرُوْ بكْرٍ asalnya نَاصِرُوْنَ بكْرٍ  dan قَلَمُ بكْرٍ asalnya قَلَمٌ بكْرٍ. tetapi jika nun tersebut tidak bersanding dengan tanda i'rob maka tidak wajib dibuang seperti lafadz بَسَطِيْنَ, سَلاَطِِيْنَ.

Syarat Idhofah

Setelah memahami susunan idhofah, maka anda sudah memiliki sedikit gambaran menyenai syarat idhofah. Adapun syarat idhofah antara lain :
  1. Mudhof tidak boleh memakai tanwin
  2. Mudhof tidak boleh berupa nun tatsniyah atau nun jamak
  3. Mudhof ilaih harus dibaca jar
  4. Mudhof tidak boleh kemasukan al, kecuali memenuhi 2 syarat yaitu isim mudhof berupa isim sifat dan mudhof ilaih berupa isim yang kemasukan al. atau bisa juga mudhof kemasukan al asalkan berupa isim tatsniyah atau jamak mudzakar salim.
Syarat-syarat tersebut diatas kami jabarkan penjelasannya dalam contoh sebagai berikut :
1. ٍMudhof tidak boleh memakai tanwin كتابُ زيد jadi tidak boleh diucapkan كتابٌ زيدٍ
2. Mudhof tidak boleh berupa nun tatsniyah atau jamak seperti : كتابا زيد,  كتابو زيد  maka tidak boleh : كتابان زيد, كتابون زيد
3 Mudhof ilaih harus dibaca jar seperti كتاب زيدٍ walaupun mudhofnya berupa rofa, nashob atau jar.
4 Mudhof tidak boleh kemasukan al seperti الكتاب زيد. Boleh saja kemasukan al asalkan :
  • berupa isim sifat yang memiliki zaman hal atau mustaqbal, contohnya : الضاربُ رأسِ الجاني
  • mudhof ilaih berupa isim yang kemasukan al, contohnya : الجعد الشعر
  • mudhof berupa isim tatsniyah atau jamak, contohnya : هذان الضاربا عمرى, أولئك الضاربو بكر

Contoh Idhofah

Setelah mengetahui pengertian, syarat dan susunan idhofah kali ini kami akan memberikan 10 contoh kalimat idhofah diantaranya :
  • أركان الإسلام خمسة
  • أركان الإيمان ستّة
  • أركان الصلاة سبعة عشر
  • فروض الوضوء ستّة
  • موجبات الغسل إثنان
  • نواقض الوضوء أربعة أشياء
  • أسباب التيمم ثلاثة
  • شروط التيمم عشرة
  • فروض التيمم خمسة
  • شروط الصلاة ثمانية
dan 5 Contoh Idhofah Dalam Al Quran :

  • وَلَوْ اَنَّهُمْ اٰمَنُوْا وَاتَّقَوْا لَمَثُوْبَةٌ مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ خَيْرٌ ۗ لَوْ كَانُوْا يَعْلَمُوْنَ ࣖ ١٠٣ Artinya : Seandainya mereka benar-benar beriman dan bertakwa, pahala dari Allah pasti lebih baik, seandainya mereka mengetahui(-nya). Lafadz عِنْدِ اللّٰهِ adalah contoh idhofah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 103.
  • مَا يَوَدُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ وَلَا الْمُشْرِكِيْنَ اَنْ يُّنَزَّلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ خَيْرٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيْمِ ١٠٥. Artinya : Orang-orang kafir dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya kepadamu suatu kebaikan dari Tuhanmu. Akan tetapi, secara khusus Allah memberikan rahmat-Nya kepada orang yang Dia kehendaki. Allah pemilik karunia yang besar. Lafadz اَهْلِ الْكِتٰبِ adalah contoh idhofah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 105.
  • اَلَمْ تَعْلَمْ اَنَّ اللّٰهَ لَهٗ مُلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ ۗ وَمَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا نَصِيْرٍ ١٠٧. Artinya : Apakah engkau tidak mengetahui bahwa Allah memiliki kerajaan langit dan bumi? (Ketahuilah bahwa) tidak ada bagimu pelindung dan penolong selain Allah. Lafadz مُلْكُ السَّمٰوٰتِ adalah contoh idhofah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 107.
  • اَمْ تُرِيْدُوْنَ اَنْ تَسْـَٔلُوْا رَسُوْلَكُمْ كَمَا سُىِٕلَ مُوْسٰى مِنْ قَبْلُ ۗوَمَنْ يَّتَبَدَّلِ الْكُفْرَ بِالْاِيْمَانِ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ ١٠٨. Artinya : Ataukah kamu menghendaki untuk meminta Rasulmu (Nabi Muhammad) seperti halnya Musa (pernah) diminta (Bani Israil) dahulu?34) Siapa yang mengganti iman dengan kekufuran, sungguh, dia telah tersesat dari jalan yang lurus. Lafadz سَوَاۤءَ السَّبِيْلِ adalah contoh idhofah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 108.
  • وَقَالَتِ الْيَهُوْدُ لَيْسَتِ النَّصٰرٰى عَلٰى شَيْءٍۖ وَّقَالَتِ النَّصٰرٰى لَيْسَتِ الْيَهُوْدُ عَلٰى شَيْءٍۙ وَّهُمْ يَتْلُوْنَ الْكِتٰبَۗ كَذٰلِكَ قَالَ الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ مِثْلَ قَوْلِهِمْ ۚ فَاللّٰهُ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ فِيْمَا كَانُوْا فِيْهِ يَخْتَلِفُوْنَ ١١٣. Artinya : Orang Yahudi berkata, “Orang Nasrani itu tidak menganut sesuatu (agama yang benar)” dan orang-orang Nasrani (juga) berkata, “Orang-orang Yahudi tidak menganut sesuatu (agama yang benar),” padahal mereka membaca Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak berilmu (musyrik Arab) berkata seperti ucapan mereka itu. Allah akan memberi putusan di antara mereka pada hari Kiamat tentang apa (agama) yang mereka perselisihkan. Lafadz مِثْلَ قَوْلِهِمْ adalah contoh idhofah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 113.

34) Bani Israil pernah meminta kepada Nabi Musa a.s. agar dapat melihat Allah Swt. dengan mata kepala mereka, dibuatkan berhala untuk disembah, dan lain-lain.

Soal Latihan Idhofah

Agar lebih paham dan dapat mempraktikkan materi tentang idhofah kami bawakan latihan soal sebagai berikut:
  1. الكِتَابُ زَيْدٍ .Apakah susunan kalimat tersebut bisa dinamakan idhofah, berikan alasannya?
  2. Tuliskan 2 contoh kalimat idhofah.
  3. Apa yang dimaksud idhofah?
  4. Tuliskan contoh idhofah dalam Al Quran.
  5. Susunan idhofah terdiri dari apa saja?
  6. Jelaskan apa yang dimaksud idhofah mahdhoh.
  7. ولآ يَجُوْزُ بَيْعُ الذَّهَبِ بِالذَّهَبِ ولآ الفِضَّةِ كَّضالِكَ. Berilah garis bawah pada kalimat yang berupa susunan idhofah.
  8. الوضوء-أشياء-ستّة-فروض. Susunlah kalimat tersebut sehingga menjadi susunan idhofah yang benar.
Demikian penjelasan mengenai pengertian idhofah, contoh, susunan dan juga syaratnya semoga memberikan banyak tambahan wawasan dan pengetahuan bagi teman-teman yang sedang belajar bahasa arab khususnya nahwu shorof.
Santri Indonesia, Penulis Artikel Islami di zonasantri.com Belajarlah Ilmu dan Ajarkanlah Kepada Manusia.

Post a Comment