Fiil Madhi (فِعْلُ المَاضِى): Pengertian, Tashrif, Contoh dan Ciri-cirinya

Fiil madhi termasuk salah satu fiil mabni yaitu fiil yang huruf akhirnya tetap, tidak bisa berubah. Berbeda dengan fiil mudhori' yang huruf akhirnya bisa berubah (i'rob).

Bukan hanya fiil madjhi saja yang huruf akhirnya tidak bisa berubah, fiil amarpun termasuk fiil mabni. Lalu bagaimana membedakan ketiganya antara fiil madhi, mudhori' dan amar.

Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan mengenai pengertian fiil madhi, contoh, tasrif dan seperti apa tanda-tandanya.

Table of Contents

Pengertian Fiil Madhi

fiil madhi adalah
pengertian fiil madhi adalah

Fiil madhi adalah kalimat yang menunjukkan suatu makna dan memiliki zaman yang telah lampau. Ciri fiil madhi adalah huruf akhirnya wajib dibaca fathah sebagaimana disebutkan dalam matan jurumiyah : فَالْمَاضِي مَفْتُوحُ اَلْآخِرِ أَبَدًا. Contohnya : jalasa جَلَسَ

Pengertian diatas berbeda dengan pengertian fiil mudhori yang mempunyai makna sekarang atau yang akan datang dan fiil amar yang mempunyai makna perintah.

Fiil madhoi dibagi menjadi 2 :

  1. Fiil madhi mabni ma'lum
  2. Fiil madhi mabni majhul
Fiil madhi mabni ma'lum adalah fiil yang failnya disebutkan bersamanya, contohnya : نَصَرَ زيد (zaid menolong). Sedangkan Fiil madhi mabni majhul adalah fiil yang failnya disimpan (tidak disebutkan) dan tempatnya fail diduduki oleh maful bih, contohnya : ضُرِبَ بَكْرٌ (bakar dipukul) asalnya ضَرَبَ عَلِيٌّ بَكْرًا (ali memukul bakar).

Tasrif Fiil Madhi

Tasrif artinya perubahan, sedangkan tasrif fiil madhi adalah perubahan fiil madhi adakalanya berubah secara makna dan adakalanya berubah secara lughawi atau istilah.
Jadi tasrif fiil madhi ada 2 :
  1. Tasrif Istilahi (maknawi)
  2. Tasrif Lughawi
Didalam pesantren kami pengajaran tentang tasrif istilahi jumlahnya ada 7 yaitu mulai dari fiil madhi- fiil mudhari- fiil amar-masdar-isim fail- isim maful- isim zaman dan isim makan.

Contoh tasrif istilahi fiil madhi jalasa : جَلَسَ - يَجْلِسُ - إِجْلِسْ - جُلُوْسًا - جَالِسٌ - مَجْلُوْسٌ - مَجْلِسٌ مَجْلِسٌ 

Sedangkan tasrif lughowi fiil madhi jumlahnya ada 14 yaitu :

  • فَعَلَ
  • فَعَلَا
  • فَعَلُوْا
  • فَعَلَتْ
  • فَعَلَتَا
  • فَعَلْنَ
  • فَعَلْتَ
  • فَعَلْتُمَا
  • فَعَلْتُمْ
  • فَعَلْتِ
  • فَعَلْتُمَا
  • فَعَلْتُنَّ
  • فَعَلْتُ
  • فَعَلْنَا
Dari 14 tasrif fiil madhi lughowi, fiil madhi mempunyai 3 dhomir yaitu :
  1. Dhomir Ghaib : Ada 6 berupa mufrod mudzakar ghoib, tatsniyah mudzakar ghoib, jamak mudzakar ghoib, mufrod muannats ghoibah, tatsniyah muannats ghoibah, jamak muannats ghoibah.
  2. Dhomir Mukhotob : Ada 6 berupa mufrod mudzakar mukhotob, tatsniyah mudzakar mukhotob, jamak mudzakar mukhotob, mufrod muannats mukhotobah, tatsniyah muannats mukhotobah, jamak muannats mukhotobah.
  3. Dhomir Mutakallim : Ada 2 berupa mutakallim wahdah dan mutakallim ma'al ghair atau mu'adzim nafsah.

Contoh Fiil Madhi

Beberapa contoh fiil madhi yang dapat dipelajari :
  • نَصَرَ (nashoro) menolong
  • كَتَبَ (kataba) menulis
  • جَلَسَ (jalasa) duduk
  • قَرَءَ (qoroa) membaca
  • فَتَحَ (fataha) membuka
  • ضَرَبَ (dhoroba) memukul
  • عَلِمَ (alima) mengetahui
  • قَعَدَ (qa'ada) duduk
  • خَطَبَ (khotoba) khutbah
  • رَفَعَ (rofa'a) tinggi
  • فَعَلَ (fa'ala) bekerja
  • جَاءَ (jaa-a) datang
  • قَالَ (qola) berkata
  • نَامَ (nama) tidur
  • رَأَى (roaa) melihat
  • جَمَعَ (jama'a) berkumpul
  • رَزَقَ (rozaqa) rizqi
  • صام (shoma) puasa
  • درس (darasa) tadarus
  • غَسَلَ (ghosala) membasuh
Contoh kalimat fiil madhi :
  • كَتَبَ زيد الدرس (kataba zaidun addarsa) Artinya : zaid telah menulis pelajaran
  • قرء عليّ القرأن (qoroa aliyyun Al Qurana) Artinya : Ali membaca Al Quran.
  • فتح زيد الباب (fataha zaidun al baba) Artinya : zaid membuka pintu.
  • غَسَلَ عليّ رجلين (ghosala aliyyun rijlaini) Artinya : Ali membasuh kedua kaki.
  • صام بكر فى رمضان (shoma bakrun fii romadhona) Artinya : Bakar puasa pada bulan ramadhon.

Adapun contoh fiil madhi dalam Al Quran adalah sebagai berikut :

  • الَّذِيْ خَلَقَ فَسَوّٰىۖ ٢ Artinya : yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya)
  • وَالَّذِيْ قَدَّرَ فَهَدٰىۖ ٣ Artinya : yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
  • وَالَّذِيْٓ اَخْرَجَ الْمَرْعٰىۖ ٤ Artinya : dan yang menumbuhkan (rerumputan) padang gembala,
  • فَجَعَلَهٗ غُثَاۤءً اَحْوٰىۖ ٥ Artinya : lalu menjadikannya kering kehitam-hitaman.
  • قَدْ اَفْلَحَ مَنْ تَزَكّٰىۙ ١٤ Artinya : Sungguh, beruntung orang yang menyucikan diri (dari kekafiran)
  • وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهٖ فَصَلّٰىۗ ١٥ Artinya : dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
  • خُلِقَ مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍۙ ٦ Artinya : Dia diciptakan dari air (mani) yang memancar,

Tanda Fiil Madhi

Untuk mengetahui suatu fiil dinamakan fiil madhi bisa diketahui dengan ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Ikut salah satu wazan : fa'ala, fa'ula atau fa'ila
  2. Huruf akhir dibaca fathah
  3. Jika berupa majhul huruf awal berupa dhommah huruf sebelum akhir berupa kasrah
  4. Memiliki makna lampau atau zaman madhi
  5. Bisa kemasukan qad
  6. Bisa bertemu ta' taknis
  7. Bisa Bertemu ta' fail
Demikian pembahasan mengenai pengertian fiil madhi, tasrif contoh dan ciri-cirinya. Semoga memberikan banyak manfaat untuk teman-teman yang sedang membutuhkan, terutama pelajar yang sedang belajar bahasa arab terlebih nahwu shorof.
Santri Indonesia, Penulis Artikel Islami di zonasantri.com Belajarlah Ilmu dan Ajarkanlah Kepada Manusia.

Post a Comment